Monday, January 7, 2013

sebuah perjalanan



Bus melaju perlahan, menjauhi terminal Giwangan, menembus hujan rintik yang segera menderas, meninggalkan hiruk pikuk kemeriahan penyambutan datangnya Tahun Baru yang bergema di seantero Yogya. Melankolik senja sudah hilang sejak tadi. Jauh. Mungkin sebelum senja itu datang.
Bukan waktu yang tepat sesungguhnya untuk menyambut tahun baru, karena bila menurut mauku, aku ingin menghabiskan malam ini bulan ini, tahun ini dengan bergelung dalam hangat rangkulan kekasihku di kamar kostku yang kecil di jantung Yogya.
Tetapi terkadang sebuah perjalanan memanggil pada waktu yang tidak sesuai, pada hari yang tidak direncanakan. Tidak memberikan pilihan. Aku hanya harus berada disana, esok hari, demi sebuah janji temu. Seperti mengikuti angin. Tanpa tahu apa yang akan terjadi. Angin. Aku si anak angin. Hanya mengalir, mengikuti hembusannya.
Dan disinilah aku, duduk menatap jalanan yang basah dan orang-orang yang entah sibuk dengan apa dari jendela bus yang akan membawaku ke Barat. 512 km, 13 jam perjalanan. Ke Jakarta.
Terkantuk-kantuk namun tidak rela terjaga, aku larut pada silau lampu-lampu mobil dan lagu-lagu kenangan yang di kumandangkan Grup Panbers dari speakers di dalam bus. Terasa terhibur, aku ikut bersenandung. Lumayan mengusir kebosanan. Tertidur, terjaga, tertidur lagi dan terjaga kembali. Entah berapa kali aku di permainkan waktu. Meski tidak menyukai kenyataan itu, aku hanya bisa duduk diam. Meringkuk kikuk, sedikit perlawanan  pada ketidak nyamanan malam dan perjalanan.
Matahari baru saja akan naik saat, bus akhirnya memasuki kabupaten Karawang Jawa Barat, sinar kemerahan yang mengintip menembus jendela bus, membangunkanku. Hujan sudah lama berakhir, entah dimana. Habis, tanpa jejak. Perjalanan sudah mendekati akhir. Geliat kesibukan orang-orang pinggiran Jakarta, sudah terasa. Tidak ada waktu bersantai. Hidup yang sangat keras, harus di perjuangkan.
Meski masih belum tahu apa yang akan Jakarta berikan padaku, tetapi setidaknya wajah-wajah yang ku jumpai pagi itu menularkan semangat padaku.
Matahari akan selalu bersinar pada waktunya. Meski hujan mendera, pada malam-malam yang panjang dan dingin.
Dan yang paling penting adalah, sebuah pertanda, bahwa di tahun yang baru ini, akan ada banyak perjalanan, ke tempat yang baru dan tidak aku kenal, serta tak terduga sekaIipun, akan ada langkah-langkah kecil dan besar yang akan mewarnai dan memberi arti pada hidup yang lebih baik.
Selamat datang tahun 2013. 
Januari 1,2013  

No comments: