Showing posts with label sekedar kata. Show all posts
Showing posts with label sekedar kata. Show all posts

Friday, January 18, 2013

rindu pada

kami sama-sama menanggung rindu. rindu pada laut, pada ikan, pada karang, pada kesenyapan samudra.



















                
@tololoe sketch&photo

Januari 10,2013

kakiku

@tololoe sketch&photo



Di suatu siang..
Di tengah Jogja yang ujan mulu
Nga tau mau ngapain, iseng deh gambar kaki sendiri.
kakiku.. yang kecil
kaki yang rapuh
kakiku yang tangguh berjalan

kakiku sayang, akan kemana lagi kita berjalan?
Hehehe….


Januari 8,2013

Friday, January 11, 2013

surat - gombal untuk kekasihku



Kekasihku bukan lelaki tertampan sedunia
Tidak sedikitpun
Tak sepadan dengan pria-pria modis layar kaca
Tetapi senyumnya yang terpaling menghangatkan
Tetapi tatapannya yang terpaling memabukkan

Kekasihku kadang lucu kadang menggemaskan
Dan aku merindukannya selalu
Kekasihku pun kadang lugu dan kadang menyebalkan
Tetapi aku menyayanginya pasti
Kekasihku bermulut manis nan tajam, kata-katanya belati sekaligus madu
Hidungku mancung dan hidungmu angkuh katanya selalu
Dan aku menjadi meradang karenanya
Aku ini  manusia seutuhnya dan kamu, kamu  masih penuh dengan duniawi
Dan aku diam mencerna
Aku ini pencinta dan kamu pendamba
Kita tidak cocok ya.. Sayang
Dan aku tertawa, lebih karena jengkel
Kau itu batu, tetapi akulah lautanmu, katanya saat aku ngambek dan ia membujuk dengan kesongonggannya
Demikianlah kekasihku itu
Tetapi aku tahu dia mencintaiku, kekasihku yang menjengkelkan itu punya cinta seluas semesta

Tetapi aku sedih
Saat ini, ya saat aku menuliskan surat ini
kekasihku sakit dan aku tidak bisa membantunya merasa lebih baik
Hilang sudah segala kesombongannya berganti rengekan manja seorang bocah
Kekasihku itu kini seorang bocah lima tahun yang terbaring demam
Diam dalam kegelisahan dan kuyu dalam diam
Dan hati siapa yang tega melihat penderitaan yang tak terucapkan
Dan aku hanya bisa duduk terpaku, berdoa dalam gugup
Semoga kekasih segera sembuh
Semoga senyumnya segera kembali
Semoga kesombongannya segera menjajah hari-hariku
Demikianlah doa untuk kekasihku itu
Karena aku mencintainya dan kekasihku tau, cintaku selingkup raga dan rasa.

januari 7,2013








Wednesday, January 9, 2013

pagi di kamar mandi


photobucket @komuragi image

percaya atau tidak, pagi hariku bisa sangat kacau bila harus bergegas ke kamar kecil.
saat yang indah untuk berlama-lama dalam gelungan selimut harus di akhiri atas nama detox.
dan sialnya lagi, ketika aku sudah merapatkan bokong pada dudukan toiket, aku teringat satu hal penting.
aku lupa membawa obat pelancar pup. sebatang rokok.
ya.. sebatang rokok, entah kenapa, aku merasa mengisap rokok  sambil menanti moment pelepasan itu sangat melegakan. meski banyak yang bilang kebiasaanku itu sedikit menjijikkan, tapi aku suka. dan tidak ada argumen untuk itu.
jadi meski tidak selalu suka dengan kehebohan pagi dan drama kamar mandinya, tetapi kepungan asap cukup ampuh menyibukkan pikiranku, hingga usainya ritual pagiku.


januari 6,2013



 



Monday, January 7, 2013

the comfort zone



Sebagian besar orang yang aku kenal segera mempertanyakan kewarasanku saat aku mengatakan bahwa aku ingin mengejar sebuah keinginan yang sejak lama aku simpan. Pindah dan menetap di Yogya, belajar melukis dengan lebih serius, dan bekerja apapun demi menghidupi idealisme,  meninggalkan pekerjaan, dan kehangatan keluarga besarku di kota kelahiranku, Kolaka, sebuah kota kecil di pantai barat jazirah Sulawesi Tenggara. meninggalkan kenyamanan hidup menurut mereka. yes.. i'm leaving my comfort zone.

Mungkin mereka tidak sepenuhnya salah, manusia memang punya kecenderungan untuk hidup dalam zona aman, dalam skala mereka masing-masing, apapun itu.

Dan jujur, bukan hal yang mudah membulatkan tekad saat memutuskannya. banyak hal yang kemudian menghantui, seperti pertanyaan pada diri sendiri, apakah aku akan sanggup bertahan, tidak menyerah pada masalah kecil yang datang. tetapi berbagai kondisi pertimbangan, memantapkan langkahku. dan ketika kesempatan pertama datang, tidak pikir panjang lagi aku segera beranjak. pack my luggage, bought the one way ticket and get on the plane, i'm leaving the comfort zone.

now i'm out of the comfort zone, away, struggle alone. 
yeah.. i miss it a little. just a little bit.
namun bila harus jujur, aku menemukan kenyamanan yang berbeda dari segala perasaan asing dan ketidaknyamanan yang ada. apapun itu. 

and i'm eager to find what else could irritate and please me at the same time rather than the uncomfortness

Januari 2,2013








Tuesday, February 21, 2012

monolog

*thinking Should i call u?
*hening or maybe i shouldn't
*stillthinking but maybe u miss me!
*masihhening  but maybe u don't
*keepthinking so i shouldn't call u!

*tetaphening i know i shouldn't call u!

*mindfighting

ok u win.. i shouldn't call u

Monday, February 20, 2012

tanpa mahkota


tanpa mahkota

Dan sekarang dapat kubaui manisnya keringatmu dari kesat kulitku
Tapi aku mempelai tanpa mahkota
Mungkin dicuri oleh indahnya mimpi
Atau hanya kau pinjamkan untuk merayuku

Tetabuhan masih menggema
Mengelorakan aroma asmara riuh
Tetamu bersuka cita habiskan kemeriahan

Dari celah jendela kamar kita
Kulihat purnama hampir sempurna
Dan kelat keringatku samar
Kuingat deru nafasmu
Tapi mahkotaku tak ada lagi
Semarak bunyi kendang memabukkan perasaanku




*kolaka 2009









 

Monday, January 23, 2012

seandainya boleh

kepada kekasih

kalau boleh memilih aku hanya ingin menjadi orang yang mencintaimu tanpa pamrih.
tulus dengan segala rasa yang memberi.
cukup dengan semua yang terbalas.
tak perlu lebih.

kalau ada kasih tak sudah ingin ku punya dan beri padamu
lapang dengan segenap jiwa
indah dengan semua yang memberi
tak berbalas

sudah kucoba.
bukan sekali ataupun dua.
mungkin melebihi jumlah jemari yang kupunya.
tapi nuraniku penuh iri.
tapi hatiku penuh cemburu
tapi rasaku terlalu manusiawi

seandainya boleh memilih aku ingin kau mencintaiku seperti aku mencintaimu.

antara aku, kau dan jarak - romansa tak bertepi

BF " i've try to call u but u're out of reach. i'm home."
GF "thanks God. but i miss u already. read my stat."
BF "i know. but i'm out of the line"
GF " I    M I S S     U"
BF "miss u too"
GF "a lot. i need to be next to u"
BF "i'm so sorry baby... i'm here. what should i do for u?"
GF "nothing. just wait. i'll be there soon as possible"
BF "love u dear"

matahari masih belum beranjak jauh sejak sesaat tadi.
pipiku masih hangat dengan kecup halus yang kau berikan sebelum bergerak pergi.
dan lirih kata "i love you, i'll miss u, take care"  juga masih terngiang ditelinga.
memang, baru sesaat tadi saat genggaman kita berpadu erat, berat saling melepas.
memang, baru sesaat tadi saat kita memuaskan rindu dengan mata yang menatap erat.

antara aku,kau dan jarak adalah romansa yang berulang.

dan kembali, bersendirian kita mulai mengumpulkan kenangan yang terserak dari romansa singkat.
tak perlu diumbar katamu, "rela saja tapi bukan pasrah"
"akan kau puja hari pertemuan setelah menahan rindu."
hanya perlu kau tau,
antara aku, kau dan jarak adalah romansa yang mungkin tak bertepi.

PS. aku dan kamu. langkah yang padu dari rajutan roman tak bertepi.

Wednesday, December 22, 2010

Where R U?



DearSoulmate

 
Hujan sepagian bikin ingat cerita setahun lalu. Tepat dihari-hari ini. 
Medio akhir desember yang basah oleh hujan penghujung tahun.
Entah apa yang membawa hujan atau yang memanggil kenangan itu di pagi ini. Mereka –hujan dan kenangan, datang tanpa pertanda. Tapi anehnya, mereka sepertinya saling melengkapi, hadir karena yang telah ada. Hujan tidak akan serta merta menghadirkan kenangan dan kenangan pun tidak akan menggayut bila tanpa hujan dihari ini.
I worship the rain. Coz there’s always a bless beyond the drops. And I love memories coz without it I’m not exist.
So to me, it’s a pair of gift. But what makes it unpleaseant is I’m in a bad mood. I need U to share the joy of breeze day. 

But where are U?


live like we're dying

since yesterday, i only had one song on my playlist.
kris allen. "live like we're dying" 
somehow i feel that the song fits my mood for couple of days ahead.
i dont know whether the lyrics or the melody that represent my heart.
"we only got 86 400 second a day"
"we gotta tell that them that we love them while we gotta the chance to say it"

"gotta live like we're dying"

all i know that i want to sing the song out loud. again and again.
coz live like we're dying

moment of sacrifice.moment of joy.

photo//walking.about.com



Hari ini Rabu, 22 Desember 2010.
Tiga hari sebelum natal.
Entah kenapa saya selalu menyukai suasana menjelang hari-hari perayaan kelahiran si Gembala Agung. Ada perasaan sukacita yang besar. Dan saya yakin itu yang dirasakan seluruh penganut nasrani di penjuru bumi.  
Kidung rohani dan pujian yang diputar diseantero mall dan pusat perbelanjaan sangat menyemarakkan hati. Pernak-pernik dan gemerlap pohon terang bagai cahaya yang menerangi jiwa. Indah penuh makna.
Sudah sepatutnya Kelahiran sang penebus disambut dengan segala kemeriahan. Limpahan kegembiraan. Mengingat betapa besarnya pengorbanan yang Ia berikan untuk umatnya. Bagai pengorbanan seorang ibu untuk anaknya. Tanpa pamrih. Unconditionally. Sesuatu yang patut diteladani bagi seluruh manusia. Terlepas apakah ia seorang nasrani, muslim, yahudi atau apapun itu.  Sebuah nilai yang universal.
Walau  saya bukan seorang nasrani, saya sangat memahami betapa besar arti pengorbanan itu. Dan mungkin itu yang membuat saya dapat merasakan sukacita yang membahana di relung hati umat kristiani. Dan karena mungkin akan sangat bias bila saya mencoba menelaahnya lebih jauh. Jadi, sudahlah…. Saya pun tidak berniat untuk kearah itu.
Sementara lagu Rudolph The Red Nose Reindeer membahana di penjuru mall, atau sayup-sayup white xmas berdentang-dentang dari balik pohon terang, saya mengucapkan kepada seluruh sahabat, teman dan semua yang merayakan. Selamat Natal. Merry Xmas. May the Joy of Xmas Bring Peace To All of Us.
Special buat
-Ayang and The Panggaus
-Tien –tince- Simanungkalit
-Mas Boy dan keluarga *u know who U are*
-Elsa Maria dan Olaf di Gronigen Holland
-Lingling beserta Mama dan Papa. 
- Mas Toro na Dee dimana pun berada
Dan semua yang tidak bisa saya sebut satu persatu

Saturday, April 3, 2010

tentang esok

doin nothing.
just wondering hows tomorrow gonna be.

Sunday, May 18, 2008

PoLigAmI

ibarat berpoligami, menjalani dua kehidupan yang berbeda itu ternyata berat. susah adilnya kalau menurut saya. tapi karena sudah terlanjur, jadi saya harus bisa. dalam hal ini saya tidak berpoligami secara fisik. ini masalah hobby baru saya. blogging. entah atas dasar apa sampai saya maruk, buka cabang ditempat lain. padahal yang satu saja belum mapan. halah. tapi begitulah saya. sebenarnya saya sudah punya resep agar keduanya terjatah rata. walau mereknya sama tapi isinya sangat berbeda-sejauh yang saya sadari-. tapi mungkin ini natural, saya secara tidak sadar terkadang lebih fokus kerumah yang pertama. mungkin tidak aneh bagi kalian, tapi saya jujur merasa sangat bersalah.

Thursday, May 8, 2008

nakke tololoE katte

karna bingung dengan isi baliho salah satu balon walikota yang memenuhi seantero kota, saya jadi niat menanyakan arti kalimatnya ke teman yang asli makassar.
"mba kursus dulu'e"
"apa sede!"
"apa artina nakke *** katte"
"dimana lagi kau dapat kata-kata begitu?"
"itu'e balihona ***"
"*** milikmu"
"ih sembarangnya"
"kan itu kaya pengandaian ji"
"nda menger ka"
"terserah mi kau, kau yang tanya to"
"jadi kalo kita bilang nakke tololoe katte artinya tololoe milikku,milikmu,milik kita bersama"
"itu nu tau ji"
beberapa hari kemudian, setelah meyakinkan diri atas pembelajaran itu. saya memperhatikan bahwa pada tulisan dibaliho dan spanduk-spanduk itu tidak hanya nakke *** katte tapi ada ? yang luput dari mata saya. jadi propaganda itu seharusnya terbaca, NAKKE *** , KATTE ?"
dan ternyata tanda tanya baca itu punya makna yang sangat penting dalam kalimat itu.
berarti salahkahlah interpretasi saya yang sebelumnya. dan untuk pembetulannya saya harus bertanya lagi pada mba-nya.
"mba........... itu to yang saya bilang kemarin ada tanda tanyanya. nakke *** katte ?"
"Nai ?"
"jadi?"
"na tanya ko, kau apa ko pilih?"
"oh..........................."
jadi proganda itu bermakna penegasan opsi. tapi menurut saya lebih cenderung pengiringan opini pada satu pihak.
Nakke TololoE, Katte ?
Saya pilih TololoE, Anda pilih siapa?


*Inakke/Nakke = saya/diri pribadi
*katte = anda untuk orang yang dituakan/dihormati
*?/Nai = siapa

Friday, April 11, 2008

Asal Kata

TololoE
berasal dari bahasa bugis yang terdiri dari 2 suku kata.
Tau { Orang }
Lolo { Muda }
jadi secara harfiah Tau LoloE : Orang Muda/Pemuda
: Orang yang berjiwa muda.