Showing posts with label selfishme. Show all posts
Showing posts with label selfishme. Show all posts

Wednesday, January 9, 2013

pagi di kamar mandi


photobucket @komuragi image

percaya atau tidak, pagi hariku bisa sangat kacau bila harus bergegas ke kamar kecil.
saat yang indah untuk berlama-lama dalam gelungan selimut harus di akhiri atas nama detox.
dan sialnya lagi, ketika aku sudah merapatkan bokong pada dudukan toiket, aku teringat satu hal penting.
aku lupa membawa obat pelancar pup. sebatang rokok.
ya.. sebatang rokok, entah kenapa, aku merasa mengisap rokok  sambil menanti moment pelepasan itu sangat melegakan. meski banyak yang bilang kebiasaanku itu sedikit menjijikkan, tapi aku suka. dan tidak ada argumen untuk itu.
jadi meski tidak selalu suka dengan kehebohan pagi dan drama kamar mandinya, tetapi kepungan asap cukup ampuh menyibukkan pikiranku, hingga usainya ritual pagiku.


januari 6,2013



 



Tuesday, January 8, 2013

pagi oh pagi dan apa yang mereka inginkan....

Bunyi roda kereta yang berlarian perlahan diatas rel, terdengar indah dan aku sangat menikmatinya. Aku melihat diriku ada di atas gerbongnya, menatap pohon-pohon, rumah-rumah, manusia-manusia bahkan mobil dan motor yang seakan berlarian mengejar waktu dari balik jendela kacanya. Sinar matahari yang belum terlalu terik menerobos disela-sela dedaunan, mengintip dibalik gedung-gedung yang tidak seberapa tinggi. Simfoni. Ini sebuah simfoni yang dimainkan manusia dan mesin yang tanpa mereka sadari mengalun dan mengisi ruang diantara mereka. Indah dan aku menikmatinya. 
Tetapi aku tidak sedang menikmati itu semua dari atas gerbong sebuah kereta, aku disini, didalam kamarku. Hanya diam terbaring, terbangun oleh suara-suara kesibukan yang di buat oleh manusia-manusia lain yang sibuk mengejar waktunya masing-masing. Sejak matahari naik hingga turun lagi. Dengan simfoni yang hampir serupa namun dengan tempo yang berbeda. Sangat berbeda. Namun Bunyi roda kereta yang beradu di atas rel tidak pernah tidak nyata, suaranya lantang hingga ke kamarku yang kecil nan nyaman yang hanya berada beberapa meter dari sebuah stasiun kereta.
Masih didalam kamarku, masih berbaring diam, sayup percakapan-percakapan yang entah siapa, mengisi gendang telingaku, rupanya banyak hal yang menarik terjadi semalam, skor bola yang menyakitkan, kekalahan grup unggulan, janji temu yang digagalkan hujan, semuanya terjadi diantara pertukaran tawa. Apakah semua itu begitu membahagiakan? Maafkan bila aku tidak paham apa yang mereka perbincangkan, dan aku tidak akan pernah ingin tahu. Lamat-lamat suara-suara itu menghilang, diganti suara motor yang lalu lalang. Riuh, di jalanan yang juga tidak seberapa jauh dari kamarku ini. Dan segera kesadaranku menyatu.
Bisa kau bayangkan, betapa pagiku begitu ramai.
Terkadang aku berpikir, mereka, siapapun itu, sepertinya tidak ingin membiarkan aku melanjutkan tidur, melanjutkan mimpi-mimpi yang tertunda. Melanjutkan kenyamanan bergelung dalam selimutku yang berbau keringat namun menenangkan.
Mereka sungguh tidak ingin aku berlama-lama dalam buaian fajar, seperti bunyi alarm dari handphoneku yang mungil yang selalu aku setel pukul 5;30 pagi namun selalu pula berhasil aku abaikan dengan memencet tombol shut down. Sesaat, aku hilang dalam tidur diambang pagi hingga suara-suara itu membangunkanku. Mereka tidak ingin aku kehilangan pagi.
Sesungguhnya, andai saja mereka tahu, aku sangat menyukai pagi. Dengan segar udaranya, dengan dingin anginnya, dengan hembusan semangatnya, dengan kicau burung di ranting pepohonan, dengan wangi roti panggang dan seduhan kopinya. Aku bahkan jatuh cinta pada pagi, melebihi senja yang merona. Pagi adalah sebuah berkat. Yang selalu aku syukuri dalam lelap sekalipun. Dan rupanya ini yang tidak pernah mereka tahu. Tidak pernah!
Maka berkicaulah mereka di sepagi ini, dengan lagu mereka masing-masing. menggantikan merdu perkutut yang puas terawat dalam sangkar.
Dan aku, hanya bisa terbaring , diam, tanpa bisa mengerti apa yang mereka inginkan dariku.
sementara, di luar sana, jalanan kian riuh, dan kereta pagi yang ke barat dan ke timur perlahan beranjak menjauh.



januari 3, 2013

Monday, January 23, 2012

seandainya boleh

kepada kekasih

kalau boleh memilih aku hanya ingin menjadi orang yang mencintaimu tanpa pamrih.
tulus dengan segala rasa yang memberi.
cukup dengan semua yang terbalas.
tak perlu lebih.

kalau ada kasih tak sudah ingin ku punya dan beri padamu
lapang dengan segenap jiwa
indah dengan semua yang memberi
tak berbalas

sudah kucoba.
bukan sekali ataupun dua.
mungkin melebihi jumlah jemari yang kupunya.
tapi nuraniku penuh iri.
tapi hatiku penuh cemburu
tapi rasaku terlalu manusiawi

seandainya boleh memilih aku ingin kau mencintaiku seperti aku mencintaimu.

antara aku, kau dan jarak - romansa tak bertepi

BF " i've try to call u but u're out of reach. i'm home."
GF "thanks God. but i miss u already. read my stat."
BF "i know. but i'm out of the line"
GF " I    M I S S     U"
BF "miss u too"
GF "a lot. i need to be next to u"
BF "i'm so sorry baby... i'm here. what should i do for u?"
GF "nothing. just wait. i'll be there soon as possible"
BF "love u dear"

matahari masih belum beranjak jauh sejak sesaat tadi.
pipiku masih hangat dengan kecup halus yang kau berikan sebelum bergerak pergi.
dan lirih kata "i love you, i'll miss u, take care"  juga masih terngiang ditelinga.
memang, baru sesaat tadi saat genggaman kita berpadu erat, berat saling melepas.
memang, baru sesaat tadi saat kita memuaskan rindu dengan mata yang menatap erat.

antara aku,kau dan jarak adalah romansa yang berulang.

dan kembali, bersendirian kita mulai mengumpulkan kenangan yang terserak dari romansa singkat.
tak perlu diumbar katamu, "rela saja tapi bukan pasrah"
"akan kau puja hari pertemuan setelah menahan rindu."
hanya perlu kau tau,
antara aku, kau dan jarak adalah romansa yang mungkin tak bertepi.

PS. aku dan kamu. langkah yang padu dari rajutan roman tak bertepi.

Tuesday, January 17, 2012

i just join a new site.
and it just awesome to know that playing with colours could drive into some moods.
and not also just colours and colouring. here you can also play with shape, and pattern.
so guys...

this one of the simple yet powerfull pattern.
TANGLED VINES.by javystrait.
enjoy...

Tangled_Vines
Vector Patterns by COLOURlovers

Friday, December 23, 2011

am i being so selfish for that.........

some people may had  double standard about selfishness, goodness, goodwill, or many other simple things that  sometimes can be so complicated.

me.. i'm refer the situation.

days ago, a very best friend gave birth to a baby girl.

i didn't came quickly to meet her because i was away.

and then the next week, i call her to ask how's she's doing? and i want to came to visit her today.

but you know what............

she didn't pick up the phone, didn't answer the message i send her.
but with all the goodwill i still try to make a call.all morning.

and finally i got a text,  it's her.
"i just had a baby, cannot see you"
wow...........
still trying to talk to her, i re-call her.
and she's pick up the phone,
M : "hi there.. new mom's..." excitedly, i greet her.
but i heard her husband spoke from the other side.
H: "she's sleeping, exhausted,please not bother her" and he hang up the phone.

am i being selfish for angry to her.
i never meant to disturb her. i just wanna to know if she's okay.
and can came visit.

ok.. i fully understand that you've gone through a very dramatic situation, that's you feel a little of everything, and it's okay if you need sometimes to get alone
but can't you just show a little respect, over the goodwill.

maybe i didn't call at the right time, maybe i'm a little too late.
maybe i'm a little over sensitive.
but i'm still can not understand, the way she answer me..
she kinda like an alien. a stranger.

so am i selfish or what......

Wednesday, December 21, 2011

my fave xmas song ever

dear my sister n brother
hohohoho................

for the merrier holiday season, let me share my fave x'mas song ever.
well happy holiday everyone.......................

Monday, May 16, 2011

they sing out loud my feeling



gara-gara kemarin kepincut dengan single terbaru mereka, iseng-iseng saya browsing nyari lagu yang lain. dan dapat.


ada banyak lagu seh sebenarnya, tapi kebanyakan lagu-lagu kelompok vocal ini adalah lagu up beat. lagu buat shake your body dengan efek autotunes. yang sudah pasti menampilkan kemampuan bergoyang yang sangat energic.  mungkin biar kesan techno atawa dancenya lebih dapat.
tapi single yang satu ini bener-bener beda.
they really sing.
the girl put their voices out.
seperti juga single terbaru mereka yang kemarin itu.
and from now on i'm proudly announce that i'm addicted to this girls...........


and one more thing.....
the girls actually singing out loud what i felt inside.

"Bom] Byeonhaetni ni mamsokae
Eejae nan deo eesang eopneun geoni
Nan neol neol saenggak-hamyeon
Neomu apa apa apa
"

*and thx 4 whimsical being 4 the lyrics*

Tuesday, February 8, 2011

mr. bartender


I don’t know what had came in to my brain, it just suddenly I had this idea. A want to be a bartender. I don’t know but it sounds so cool. I can play with the liquor everyday. Mix and shake some colour and voila I get a glass of punch. See how cool is that.
I start to browse and read about many kind of cocktail, moctail, punch. Downloading recipes. And also try to dream about open a bar. I don’t know where to start. But for sure I decide to learn to mix and shake from today on.

about me

Bila banyak orang yang begitu mendambakan tubuh yang lansing bagai model, maka saya justru sebaliknya. Not that I hate my super skinny body. I don’t. But somehow- as an ordinary human, I need it more. Sedikit tambahan daging disana sini. A couple of pound would be perfect.
But it seem like I have to save a lot of pray for this. I don’t know either for a genetic reason or unexplainable one. Coz no matter how much I ate, I can’t get the fat. Hahaha…………………

about new resolution



As many people do, I usually made a list of new resolution during the last day of December. New year new resolution. And as many people did. i'm  actually doing something useless. Because instead of renew the list i just kept making a new list. To be honest, how many of us had really pursue the goals and live for the it. – I would be the first to rise hand. Xixixixi……. We just wrote it because we want that to happens without really do something to make it happens. Yeah maybe we do, or we try. just a little. And its not enough. Never enough.  Pathetic..

about new year


30 desember 2010

2010 is about to end. As December hit the last days. Many people had prepare for their own taste of countdown. Barbeque party. Fireworks. Luxurious night at an expensive hotel. Bir. Wine. Rave party. Outbound tour. Solitude moments at a mountain peaks. Midnight Mass. U named it. Its all about choices. Its all a matter of taste.   
Back then, when I was young this surely one of the great moment to be. Somehow I just need the party. Crowd, music, bir and everything that comes with it. I never really thought what is it all about. All I know it’s a moment of celebration. A new year to come. As the countdown turn the second into a new day. Nothing more.
And then, years later I knew that I might gone so wrong. Silly me.
No. there’s nothing wrong with the party and what so ever that others did. I only come to a conclusion. A big ones. Celebrating the new year is absolutely legal. But maybe we should look back on the days behind. As I wrote before, New year is just another day like any other say. What makes it special is just because its mark a new dawn. The first dawn of another 365 days to come.
As we leave the hundreds of days behind we should at least had done something, achieve something or earn something. A  moment to take a note for what we had done, how far we had gone, what we had achieve. A moment to evaluate about the goal we’ve set days ago. In other words, Introspection. And  more important is  to reset, reevaluate, and rethink our goals, plans, minds and system in order to repair our mistake, or at least minimize a fault to reach a better output. A better life,  as a better person. And this is where actually the celebration should take place. Celebrate an achievement. A success. Otherwise it’s just a moment of nothing.
Sadly, that’s was something I just realize recently. But somehow I should be grateful. At least I learn my lesson.     
So for the New Year eve to come, I’ll just stay in my rooms, watching the fireworks from my windows. Do the countdown with a glass of scotch- just a glass. And get away with a dream of hopeful tomorrow.
Happy New Year Everybody. 



*perenungan sesaat sebelum 2011 tiba*

Monday, April 12, 2010

TENTANG GOING SOLO

Kemarin, iseng saya tanya keteman yang ada dibelantara Kalimantan “ Bong, ada nga kerjaan yang enam bulan kerja, dan enam bulan cuti? Atau minimal sembilan bulan kerja, tiga bulan cuti deh!” nga perlu lama teman saya menjawab, “g ada, kecuali loe buka usaha sendiri”. Nah lho, itu artinya aku kerja untuk diri sendiri dunk. Ya sama aja kale. Aku nga bakat buat jadi boss, nga mau pusing dengan masalah tanggung jawab karyawan. Aku mau tiap bulan terima gaji bersih. Tapi punya hak cuti minimal 3 bulan – maksimal 6 cuti tiap tahunnya. Hehehehe………….. ada yang tau dimana bisa apply?

TENTANG CUACA PANAS

Waktu bangun tadi pagi, langit tidak sebiru cerah biasanya. Tidak kelabu juga sesungguhnya, tapi cukup muram. Belum lagi angin yang kering menusuk. Walau saya bukan ahli cuaca, tapi setidaknya bisalah membuat prakiraan sendiri. Dan dari hasil penerawangan saya berdasarkan ilmu kira-kira yang saya pelajari selama ini, cuaca sepanjang siang ini, cerah berawan. Seperti yang biasa saja.
Waktu berangkat kantor, cuaca belum seberapa terik, kalau tidak bisa dibilang tenang. Pikirnya bisa buat take a walk for a short rute. Tapi kemudian sadar itu mustahil. Ini Indonesia. Jalan kaki kekantor apalagi jaraknya hampir 2 km. bisa pingsan duluan.
Tumpukan tugas yang menunggu membuatku tidak begitu memikirkan perihal cuaca ini lagi. Tapi ternyata waktu berjalan cepat juga. Tidak terasa pukul 13:45.
Dilangit masih banyak awan-awan hitam, menorehkan cemas pada langit yang hampir pucat. Tapi bukan itu yang menyesatkan. Melainkan bulir-bulir keringat menetes, merembesi kulit. Mau dibiarkan, tidak mungkin. Dan hampir mustahil untuk menikmatinya. Panas yang menyerang kemudian seperti membara didarah, menyusup cepat kejaringan dibawah kulit, naik ke kepala, merebus otak hingga hampir-hampir tidak bisa lagi berpikir jernih. Emosi seakan, wajah setan tercetak dihati. Bisa bayangkan apa yang saya rasakan dan bagaimana tampang saya?

TENTANG CHIT-CHAT

Karena kemajuan teknologi, bergaul tidak lagi berarti secara fisik di suatu tempat yang eksis. Tapi juga bisa diinternet. Duduk manis didepan kompi, dengan segelas kopi. Voila. Youre entering a borderless world, the global society. Kamu bisa mengakses dari belahan dunia manapun dan juga bertemu orang segala rupa manusia dari ras apapun. Jadi berkencan dengan orang baru yang tidak terbayangkan sebelumnya sudah hal jamak. Seperti dua sahabat baik saya. Belakangan ini mereka sepertinya punya dunia sendiri yang tidak bisa saya sentuh. Mereka kelihatan sangat sibuk, hingga tidak ada lagi waktu rumpi Khusus kami bertiga. Seperti yang dulu sering kami lakukan saat punya banyak waktu luang dan segudang cerita yang tidak mampu dipendam sendiri, apalagi habis walau dibagi bertiga. Hehehe. Sekarang mereka adalah mahluk supersibuk. Siang beraktifitas dunia nyata, malamnya keluyuran didunia mistis. Halah dunia maya maksudnya. Maklum, mereka punya seribu satu teman baru sekarang. Dan katanya seh…………., anaknya seru-seru lho………………
Tidak saya pungkiri bahwa saya juga pernah tergila-gila dengan chatting, tapi itu dulu. Karena kemudian saya sadari bahwa sosialisasi secara fisik jauh lebih menyenangkan. Apa lagi urusan kencan dengan co cakep. Apa enaknya ngalor ngidul dengan kekasih yang entah berada dimana. Melepas rindu sebatas webcam. Pandang-pandangan sambil senyum-senyum ke monitor. Bukannya lebih berasa kalau orang ada didekat kita. Lebih berasa. hahahahahahahahaha…………………..

Sunday, June 21, 2009

kamu dan aku

aku tidak pernah meminta lebih
aku tidak pernah mengharap banyak
biasa saja, seperti yang seharusnya seperti yang sewajarnya
tapi kamu selalu meminta lebih
tapi kamu selalu berharap banyak

Monday, July 7, 2008

diantara senyum

wajah-wajah yang tidak kukenal itu tersenyum tapi tak ada kata yang panjang seperti layaknya kita selalu memulai segala perjamuan itu. hanya senyum dan diam. mungkin dia mencerna semua diam seperti aku juga merasapi senyumnya. terasa aneh. wajah itu tersenyum tanpa kata. dan aku berlalu tanpa senyum. mungkin iya sedang bahagia kataku. tapi mungkin ia sedang kasmaran. semoga harinya indah.

Sunday, June 15, 2008

MY TeaM

tampaknya semua orang sibuk dengan gempita piala EURO 2008. dimana-mana kek na jadi topik hangat dan seru abiez. bagaimana pola permainan suatu tim. bagaimana strategi bertahan yang harus dimainkan. siapa dan bagaimana lainnya. sungguh, tidak mengerti. saya hanya tahu bahwa ada sebuah bola yang digiring beramai-ramai untuk dimasukkan kesebuah gawang, mana pun itu. jujur, saya juga tidak buta samasekali. saya tahu sedikit. hanya sedikit. dan kalau ditanya negara favourite, ITALIA jawab saya kencang tanpa ragu.
tidak ada alasan khus, hanya karena mereka memang punya kapasitas untuk itu. lain tidak.

Wednesday, June 11, 2008

R AiN

sepoi-sepoi angin
rinai gerimis
menarinari sambut hujan
dibalik tirai kutatap saja gemuruh yang dibawa gelap awan
turun turunlah
mari berderai sederas rinduku
mari menggenapi setitik lagi airmataku yang kering
turun turunlah
hujan yang basah
hujan yang guyub
turun turunlah
biar semua nikmati dingin yang memenjarakan kelu

Friday, June 6, 2008

MeNGHilaNG

Sudah beberapa hari ini saya menghilang, ya menghilang. Tapi bukan dalam arti yang sesungguhnya. Mungkin yang kau bayangkan seseorang yang ada tiba-tiba menjadi tidak ada. Sebenarnya bisa begitu. Tapi mungkin akan kujelaskan saja biar kau bisa mengerti.
Dalam kasat mata, aku ada. Hadir. Eksis dan tidak kemana-mana jua. Jadi? saya bicara masalah jiwa. Jiwa saya sudah terbang entah kemana, beberapa hari ini. Saya ada tapi tidak ada. Mungkin lebih gampangnya kalau diandaikan sebagai zombie. Mayat hidup. Hey janganlah berpikir seseram itu juga.
Entah kenapa, sudah beberapa hari ini saya tidak merasakan gairah hidup dan kehidupan yang mengelorakan itu. Tidak sedikitpun, saya. Hidup selewatan saja. Tanpa arti. Bergerak seadanya. Tanpa hasil. Dan kalau ikut istilah saya ya, saya menghilang.
Jujur, keadaan ini sangat tidak mengenakkan. Walau tidak berdampak nyata.tetapi secara langsung dan tidak langsung tetap berdampak pada kehidupan sosial saya. Berlebihan ya? Mungkin. Tetapi coba bayangkan bila selama ini kau menikmati hidup dengan segala warna yang tertoreh. Suka-duka. Atau apapun itu. Dan kemudian tiba tiba saja tidak. Pasti terasa kehampaannya. Dan begitulah yang saya rasakan saat ini. Dengan situasi hati seperti ini, pastinya saya tidak bisa total hidup (baca bersosialisasi) sebagaimana biasa.
Hingga hari ini saya masih berjuang untuk kembali dari ketidakadaan itu. Cukup berat memang. Seperti mengumpulkan puing-puing bangunan yang terserak entah kemana.